Perpustakaan FK UNCEN

  • Beranda
  • Tentang Kami
    Profil SDM Fasilitas Statistik Kontak
  • Koleksi
    Buku Teks E-Book Jurnal Prosiding Repository
  • Layanan
    Sirkulasi Referensi Keanggotaan Peminjaman Ruang Bebas Pustaka
  • Survey
    Kepuasan Pemustaka Usulan Buku
  • Pedoman
    SOP Tata Tertib FAQ
  • Masuk
Image of HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIDIABETES DAN BEROLAH RAGA TERHADAP KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 TAHUN 2020
Penanda Bagikan

Karya Tulis Ilmiah

HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIDIABETES DAN BEROLAH RAGA TERHADAP KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 TAHUN 2020

Rini L. Ansanay - Konferensi; Alva Samantha Iipas Djitmau - Konferensi; Frederika M. T. Imbiri - Nama Orang;

Latar belakang: Kematian di Indonesia saat ini banyak terjadi karena penyakit tidak menular (PTM). PTM antara lain hipertensi, asma, osteoporosis, stroke, serangan jantung, kanker dan diabetes melitus. PTM disebabkan oleh 3 faktor yaitu pola hidup, lingkungan dan perilaku. Trend penyakit tidak menular terutama diabetes melitus, hipertensi dan obesitas meningkat dibandingkan tahun 2013 (Riskesdas, 2018). DM merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin dan kedua-duanya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum OAD dan berolah raga terhadap kadar gula darah penderita DM tipe 2. Metode penelitian ini menggunakan metode kepustakaan. Hasil: hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hasil yang signifikan pada penderita DM tipe 2 patuh minum obat dan melakukan aktifitas fisik dengan memperhatikan frekuensi, intensitas, waktu dan jenis latihanya. Kesimpulan terdapat hubungan antara kepatuhan minum OAD dan berolah raga terhadap kadar gula darah penderita DM tipe 2, dengan terbagi dari 3 kategori rendah, sedang dan tinggi. Dalam kategori rendah dan sedang tidak menunjukan hasil yang maksimal namun kategori tinggi menunjukan hasil yang sangat singnifikan dalam keberhasilan terapi. Perlu diperhatikan dalam melakukan terapi berolah raga harus memperhatikan prinsip FITT (Frekuensi, Intensitas, Time dan Tipe) oleh karena seorang pasien melakukan olah raga dengan frekuensi, intensitas, waktu dan tipe sedang atau rendah maka penurunan kadar gula darah pun tidak terlalu berpengaruh secara signifikan.


Ketersediaan
#
Perpustakaan FK UNCEN (KTI 1.1) 616.46 FRE h
KTI2000049
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616.46 FRE h
Penerbit
Jayapura : Fakultas Kedokteran Uncen., 2020
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616.46
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
kepatuhan
minum OAD/OHO
olah raga
kadar gula darah
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Penulis, Frederika M. T. Imbiri, Pembimbing 1, Rini L. Ansanay, Pembimbing 2, Alva Samantha Iipas Djitmau
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Link
  • FK Uncen
  • OPAC
  • E-book
  • Repository
Lokasi

Kampus Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih
Jl. Raya Abepura - Sentani, Hedam, Kec. Abepura,
Kota Jayapura, Papua 99351

"Discere et servite,
humanitatis infinitum"



© 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?