Karya Tulis Ilmiah
DAMPAK ENDOMETRIOSIS PADA KUALITAS HIDUP PEREMPUAN
Latar belakang: Endometriosis merupakan masalah ginekologis yang mempengaruhi 5-15% dari perempuan usia reproduksi dan 3-5% dari perempuan postmenopause. Jumlah perempuan dengan endometriosis diperkirakan 7 Juta di Amerika Serikat dan lebih dari 70 juta di seluruh dunia terutama pada negara industri. Angka kejadian di Indonesia belum dapat di perkirakan secara pasti karena belum ada studi epidemiologik. Namun dari data temuan di rumah sakit, angka kejadiannya berkisar 13,6-69,5% pada kelompok infertilitas. Pada pasangan infertil di jumpai 25% diakibatkan oleh endometriosis, sedangkan pada kasus infertilitas idiopatik penyakit ini dijumpai 80%. Di bagian Obstetri dan Ginekologi FK-UI RSCM selama tahun 1990 tercatat 15,7% kasus endometriosis di Poliklinik Imunoendokrinologi. Tujuan: Untuk mengetahui dampak endometriosis terhadap kualitas hidup perempuan Metode: jenis penelitian yang digunakan yaitu studi literatur. Dengan pencarian di google scholar pada tahun 2015-2020. Hasil : Endometriosis secara signifikan memberikan pengaruh terhadap kehidupan perempuan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam produktivitas kerja. Selain mempengaruhi kesehatan fisik maupun mental, endometriosis juga dapat mengurangi produktifitas kerja seorang wanita. Dari penelitian 5 literatur yang didapatkan bahwa perempuan dengan endometriosis lebih banyak absen saat bekerja dibandingkan dengan perempuan yang memiliki gejala namun tanpa endometriosis. Kesimpulan: Endometriosis merupakan penyakit asimptomatis dan dapat menyebabkan dua keluhan utama yaitu; neyri dan infertilitas dan juga menganggu kualitas hidup perempuan. Endometriosis mempunyai efek yang signifikan terhadap kualitas kehidupan sehari-hari, bahkan dapat mengurangi produktivitas kerja seorang perempuan.
Tidak tersedia versi lain